Aku hanyalah satu dari ribuan debu yang membeku
Tumbuhkan kecewa dalam jiwa jiwa
Merengkuh dunia dalam kelam malam
Sayap sayap derita terbentang bak raja atas tahta
Ini hanyalah sebuah mimpi untuk hidup selayaknya
Tapi ternyata smakin merusak segalanya
Membangkitkan derita yang tengah terlelap dalam tidurnya
Dan tersisa bercak fatamorgana
Yang kan sirna bila malam tiba
Dan aku tetap angkuh dalam egoku
Merajut kisah yang tak berusai bahagia
Tidak… inilah bahagia
Tapi hanya selimutnya
Tersimpan nestapa dalam dagingnya
Selama ini hanya menjilati
Coklat yang manis
Yang terus dijilati
Karna candu dalam hatiku
Rasio pun terkapar tak berdaya
Dan kini ku tau sendiri pahit coklat yang sekian lama ku telan
Mungkin sejatinya diri
Takkan dapat meraih mimpi
Karna memang hanyalah mimpi
Dan ku kan kembali dalam dekapan sepi
Dan ronta angin malam hari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar