Laman

Sabtu, 29 Oktober 2011

Ana Ukhibbuka Fillah (Catatan Cinta Muslimah)


Inilah catatanku, sebagai muslimah yang selalu mendambakan cinta sang Khaliq. Yang mana mempunyai hak yang sama sebagai manusia, yaitu mencintai dan dicintai. Namun, kuingin cinta ini tidak melunturkan, pun menghancurkan cintaku pada Sang Maha Rahim.
  • Aku berjilbab bukan untuk menutupi keburukan, bukan untuk terlihat cantik, bukan untuk terlihat alim agar d anggap sempurna. Nmun,aku berjilbab karena aku cinta pada Allah & diri aku sendiri.
  • Aku takkan pernah menyerahkan kehormatanku untuk laki-laki sembrangn. Takkan pernah menyerahkan cintaku untuk laki-laki yang belum tentu jodohku. Cinta untuk laki-laki itu ketika aku & dia sudah terikat akhad nikah. Wanita dapat mencintai dia karena dia diciptakan untuk wanita cintai.
  • Aku kan menjaga kehormatanku, hingga waktu itu tlah tiba. Ketika datang bagian dari diriku. Yang siap menjadi nahkoda kapal rumah tangga cinta kita menuju cinta Illahi. Yang datang dengan penuh rasa cinta karena Rabbnya, kepadanya lah akan ku percayakan cintaku. & kini aku masih menanti, berharap jikalau Allah sampaikan umurku.
  • Aku tidak tahu bagaimana perasaan jodohku di sana ketika saat ini kuserahkan cintaku pada orang lain. Aku yakin dia akan merasa cemburu, pun Allah yang menciptakanku. Ku yakin Dia lebih cemburu dari cemburunya manusia.
  • Allah membolehkan cinta manusia dengan keluarganya karena cinta ini dapat menghantarkan pada cinta Illahi. Allah membolehkn cinta pada sesama muslim & manusia karena dapat menghantarkan pada cinta-Nya. Allah membolehkan cinta seorang wanita dengan seorang laki-laki dalam ikatan yang sah karena dapat menghantarkan pada cinta Illahi.
  • Inilah cinta karena Allah. Aku akan mncintai mu >suamiku kelak< dan bersamamu akan kurajut cinta menuju cinta yang haq. Cinta yang dapat mempersatukan kita dalam cinta Illahi, cinta yang dapat menghantarkan kita menuju syurga Allah Azza Wajalla. Karena ku ingin selalu bersamamu didunia & akhirat. Apa guna kita saling mencinta di dunia sedang di akhirat kita saling membenci.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar